Pilih hatimu

8 Januari 2016

BIARKAN BAHASA YANG MENGATAKANNYA



                           Biarkan bahasa yang mengatakannya



Jika bahasa mampu menetukan attitudenya biarkanlah aku berbicara
Mengenai apa-apa saja entah itu menggembirakan atau menyusahkan
Cinta selalu saja menjadi trend terkini dalam perjalanan tuts-tuts perangkat elektroniku
Terdewakan dengan keindahan cinta ,tersakiti dengan pengkhinatan cinta ,cinta tetap saja menjadi menu terfavorit dalam satu dua tiga patah kata
Ada perasaan atau degup-degup istimewa yang tidak bisa diungkapkan kecuali menstransfernya kedalam bahasa hati
Entah itu akan setimbang kembali bereaksi atau tidak cinta tidak membuat jenuh bahkan untuk perjalanan seorang anak katak sekalipun
Entah itu bisa digambarkan secara gamblang  atau tidak melalui grafik-grafik garis atau diagram lingkaran bahkan tidak terkalkulasi sekalipun, duka dan gembira akan tetap meninggalkan noda-noda
Kepandaian yang terus dikejar dan harus dikejar terus disisipkan dalam setiap langkah kaki dalam mengarungi kehidupan
Pintu yang terkunci dan tertutup ,penolakan ,dan pengkacangan menjadi makanan  empat sehat lima sempurna untuk sebuah penghidupan
Bahasa menjadi penting dengan penciptaan gaya sebagai penunjuk eksistinsitas dan ciri khas
Namun penyampaian makna yang terkadang hanya dipahami oleh pribadi ,segelintir pribadi,dan perbedaan hati menjadi susah untuk direfleksikan
Hari-hari yang baru ,peristiwa yang baru ,cerita yang baru,akan menjadi komplit dan pas jika mampu disampaikan secara runtut dan pas melalui ATTITUDE bahasa
seberapa besar mencintai atau menyukainya tapi berbeda kepercayaan berasa sia-sia
cerita sedih mengalir didalamnya
tanpa menyentil  pihak-pihak yang pernah atau pelakunya dikatakan bahwa ada kekecewaan ada penyesalan ada luka yang terukir terlalu dalam ada pengkhianatan dan yang paling menyakitkan ada sebuah sindrom ketraumaan dan perasaan kehilangan
disengaja atau tidak semua cerita SURAM itu pernah tercipta
tak lepas dari utopia juga akan tetap tercipta keindahan
rak-rak dan koleksi buku lungsur itu jadi saksi berjalannya jemari-jemari tentang varian rasa
meski dihujani jatuh yang berkali-kali
aku akan tetap berlari.