Biarkan bahasa yang mengatakannya
Jika bahasa mampu menetukan attitudenya biarkanlah
aku berbicara
Mengenai apa-apa saja entah itu menggembirakan atau
menyusahkan
Cinta selalu saja menjadi trend terkini dalam perjalanan
tuts-tuts perangkat elektroniku
Terdewakan dengan keindahan cinta ,tersakiti dengan
pengkhinatan cinta ,cinta tetap saja menjadi menu terfavorit dalam satu dua
tiga patah kata
Ada perasaan atau degup-degup istimewa yang tidak bisa
diungkapkan kecuali menstransfernya kedalam bahasa hati
Entah itu akan setimbang kembali bereaksi atau tidak cinta
tidak membuat jenuh bahkan untuk perjalanan seorang anak katak sekalipun
Entah itu bisa digambarkan secara gamblang atau tidak melalui grafik-grafik garis atau
diagram lingkaran bahkan tidak terkalkulasi sekalipun, duka dan gembira akan
tetap meninggalkan noda-noda
Kepandaian yang terus dikejar dan harus dikejar terus
disisipkan dalam setiap langkah kaki dalam mengarungi kehidupan
Pintu yang terkunci dan tertutup ,penolakan ,dan pengkacangan
menjadi makanan empat sehat lima
sempurna untuk sebuah penghidupan
Bahasa menjadi penting dengan penciptaan gaya sebagai
penunjuk eksistinsitas dan ciri khas
Namun penyampaian makna yang terkadang hanya dipahami oleh
pribadi ,segelintir pribadi,dan perbedaan hati menjadi susah untuk
direfleksikan
Hari-hari yang baru ,peristiwa yang baru ,cerita yang
baru,akan menjadi komplit dan pas jika mampu disampaikan secara runtut dan pas
melalui ATTITUDE bahasa
seberapa besar mencintai atau menyukainya tapi berbeda
kepercayaan berasa sia-sia
cerita sedih mengalir didalamnya
tanpa menyentil pihak-pihak yang pernah atau pelakunya
dikatakan bahwa ada kekecewaan ada penyesalan ada luka yang terukir terlalu
dalam ada pengkhianatan dan yang paling menyakitkan ada sebuah sindrom ketraumaan
dan perasaan kehilangan
disengaja atau tidak semua cerita SURAM itu pernah tercipta
tak lepas dari utopia juga akan tetap tercipta keindahan
rak-rak dan koleksi buku lungsur itu jadi saksi
berjalannya jemari-jemari tentang varian rasa
meski dihujani jatuh yang berkali-kali
aku akan tetap berlari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar