Sepintas kuingat wajah itu,aku
tersenyum tanpa berharap
Hari yang cerah menjelang tak
kuketemukan lagi sosokknya kala senja selepas ujian nanti
Satu persatu jarum jam berpindah
menuju setengah delapan
Waktu memang seperti itu tak bisa
berhenti dan dihentikan oleh orang yang bukan sembarangan sekalipun
Aku tersenyum,mengantarkanmu
dalam alunan cerita yang kuharap tak bertepi ini
Meski aku ragu ,tidak risihkah
kamu ku seret kedalam cerita-cerita
anehku?
Ada sisi-sisi yang saling
menjerit untuk meminta berbicara
Satu sisi memintaku untuk
menghadapi realita bahwa semua memang sudah berjalan sebagaimana mestinya
Satu sisi juga tak mau mengiyakan
langkahku untuk memastikan bahwa aku baik-baik saja
Semua menjadi seperti ini,aku
teronggok menjadi alfa tanpa beta
Memang benar,tiada jumpa tanpa
pisah
Tetapi rasa-rasanya baru kemarin
aku berhasil mendengar cerita-ceritamu ,guraumu,
tawamu, serta amarahmu
Kisah sederhana pagi ini
menyisakan arti yang mendalam kala hati sedang sendu.
Untuk kisah yang tersimpan
didalam kenangan
Untuk
rasa yang tak pernah bisa saya jelaskanjalan cemara 29,Kebumen
Tidak ada komentar:
Posting Komentar