"mba sehabis UKK nanti menemui Pak Guru di kantor ya "
Sebuah pesan singkat mampir di kotak percakapan akun Whatsappku. Pengirim pesan tersebut ku kenali . Ya pembimbing mapel sejarah indonesia memintaku untuk menemuinya selepas UKK berakhir.
Perasaanku tidak karuan, di dalam pikiranku hanya ada dua kemungkinan :
Yang pertama ,aku akan diberitahu nilaiku yang jeblok
Yang kedua,aku akan dinasehati karena kemarin mengirim pertanyaan tidak mencantumkan nama dan kelas.
Tapi ya sudahlah, apapun akan kuterima begitu batinku. Kupercepat langkah kakiku menyusuri jalanan yang hari ini terlihat sangat ramai. Sambil aku ketik sebuah pesan jawaban " Baik Pak saya segera menuju kesana '.
Sesampainya disana aku langsung menemui pembimbing dan menjelaskan bahwa aku baru saja membaca pesannya .Aku takut beliau terlalu lama menunggu karena sedari tadi aku hanya duduk-duduk saja bersama teman-temanku.
Kulihat beliau sedang sibuk dengan beberapa lembar kertas yang tak kuketahui apa isinya. Nyaliku menjadi semakin ciut ,aku hanya bisa pasrah akan berbagai kemungkinan terburuk.
Akhirnya karena aku takut menganggu kesibukan beliau,aku tinggalkan beliau sebentar untuk melihat nilai Pendidikan Kewarganegaraan. Kutelusuri satu persatu nama dan sampailah pada namaku. Alhamdulilah,Puji Syukur nilaiku cukup bagus.
Kemudian kulihat Pak Guru telah selesai dengan lembaran-lembaran kertasnya,bahkan beberapa siswa sudah mengerumuni beliau. Aku yang bingung ikut saja mengeremun. Ternyata lembaran itu adalah nilai murni UKK sejarah. Setiap perwakilan kelas sudah mulai menerima hasil nilai itu. Aku sempat berpikiran mungkin beliau memanggilku untuk mengambil lembaran ini. Tapi mengapa lembaran itu malah ada ditangan temanku? Aku makin penasaran ,dan tiba-tiba kelasku yang sedari tadi berkerumun langsung berteriak " Re liat ini, lembar jawabamu ,Sejarahmu 100 " ungkap salah satu temanku.Aku benar-benar kehabisan kata-kata. Padahal beberapa soal aku benar-benar 'menebak' jawabannya. Ya Tuhan ,Terimakasih semoga ini adalah hadiah ulang tahunku.
Disaat ramai itu tiba-tiba pak guru menyodorkan sebuah plastik berisi cokelat sambil berkata ' Ini mba,buat kamu ' . Aku hanya bisa tersenyum seraya mengucapkan ucapan terimakasih telah mengapresiasi 'prestasi kecilku' . Meski aku anak dengan Jurusan Ilmu Alam ,aku sangat senang nilaiku bisa diapresiasi seperti ini. Semoga kedepannya makin banyak nilai sempurna seperti ini.
Terimakasih,
'Semua ini seperti kejutan dari Tuhan. Beberapa minggu yang lalu aku sempat menginginkan untuk dibelikan sebatang cokelat "
" Dan pada akhirnya lagi-lagi ucapan terimakasih dan puji syukur dihaturkan , karena aku tidak tahu mungkin tahun ini adalah ulang tahun terakhirku"
Sebuah pesan singkat mampir di kotak percakapan akun Whatsappku. Pengirim pesan tersebut ku kenali . Ya pembimbing mapel sejarah indonesia memintaku untuk menemuinya selepas UKK berakhir.
Perasaanku tidak karuan, di dalam pikiranku hanya ada dua kemungkinan :
Yang pertama ,aku akan diberitahu nilaiku yang jeblok
Yang kedua,aku akan dinasehati karena kemarin mengirim pertanyaan tidak mencantumkan nama dan kelas.
Tapi ya sudahlah, apapun akan kuterima begitu batinku. Kupercepat langkah kakiku menyusuri jalanan yang hari ini terlihat sangat ramai. Sambil aku ketik sebuah pesan jawaban " Baik Pak saya segera menuju kesana '.
Sesampainya disana aku langsung menemui pembimbing dan menjelaskan bahwa aku baru saja membaca pesannya .Aku takut beliau terlalu lama menunggu karena sedari tadi aku hanya duduk-duduk saja bersama teman-temanku.
Kulihat beliau sedang sibuk dengan beberapa lembar kertas yang tak kuketahui apa isinya. Nyaliku menjadi semakin ciut ,aku hanya bisa pasrah akan berbagai kemungkinan terburuk.
Akhirnya karena aku takut menganggu kesibukan beliau,aku tinggalkan beliau sebentar untuk melihat nilai Pendidikan Kewarganegaraan. Kutelusuri satu persatu nama dan sampailah pada namaku. Alhamdulilah,Puji Syukur nilaiku cukup bagus.
Kemudian kulihat Pak Guru telah selesai dengan lembaran-lembaran kertasnya,bahkan beberapa siswa sudah mengerumuni beliau. Aku yang bingung ikut saja mengeremun. Ternyata lembaran itu adalah nilai murni UKK sejarah. Setiap perwakilan kelas sudah mulai menerima hasil nilai itu. Aku sempat berpikiran mungkin beliau memanggilku untuk mengambil lembaran ini. Tapi mengapa lembaran itu malah ada ditangan temanku? Aku makin penasaran ,dan tiba-tiba kelasku yang sedari tadi berkerumun langsung berteriak " Re liat ini, lembar jawabamu ,Sejarahmu 100 " ungkap salah satu temanku.Aku benar-benar kehabisan kata-kata. Padahal beberapa soal aku benar-benar 'menebak' jawabannya. Ya Tuhan ,Terimakasih semoga ini adalah hadiah ulang tahunku.
Disaat ramai itu tiba-tiba pak guru menyodorkan sebuah plastik berisi cokelat sambil berkata ' Ini mba,buat kamu ' . Aku hanya bisa tersenyum seraya mengucapkan ucapan terimakasih telah mengapresiasi 'prestasi kecilku' . Meski aku anak dengan Jurusan Ilmu Alam ,aku sangat senang nilaiku bisa diapresiasi seperti ini. Semoga kedepannya makin banyak nilai sempurna seperti ini.
Terimakasih,
'Semua ini seperti kejutan dari Tuhan. Beberapa minggu yang lalu aku sempat menginginkan untuk dibelikan sebatang cokelat "
" Dan pada akhirnya lagi-lagi ucapan terimakasih dan puji syukur dihaturkan , karena aku tidak tahu mungkin tahun ini adalah ulang tahun terakhirku"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar